bagaimana keadaan para ahli ibadah saat hari kiamat tiba
Dansebagian mufassirin mengatakan bahwa malam hari sebagai tempat orang-orang mulia, para al 'arif billah dan para shalihin untuk beribadah kepada Allah subhanahu wata'ala memakai pakaian suci ketakwaan, maksdunya shalat malam ( shalat tahajjud ) Allah jadikan sanga t mulia di malam hari, dan Allah jadikan siang hari terang benderang untuk
yangmenduduki landasan pertama. Sampai suatu hari, saat hari kiamat tiba, mereka pula, alam tumbuh-tumbuhan, yang akan membunyikan loncengnya. Demikianlah menurut penuturan Zahter. Merekalah makhluk terakhir yang akan diangkat dari muka bumi ini. Setelah itu, dunia ini pun hancur. "Dunia ini dimulai dengan tumbuh-tumbuhan dan akan
KemudianRasulullah SAW berkata, 'Pada suatu saat nanti, dia (yaitu Al-Husain) akan mempunyai seorang putra yang bernama Ali (Zainal Abidin). Jika hari kiamat datang, akan terdengar seruan, 'Berdirilah wahai pemuka para ahli ibadah.' Maka kemudian putranya (yaitu Ali-Zainal Abidin) itu akan bangun.
Disaat keadaan para mujahidin terjepit, kabus tebal tiba-tiba turun di malam itu. Kabus itu lelah menutupi pandangan mata tentara Israel dan membantu pasukan mujahidin keluar dari kepungan. Kisah serupa diceritakan oleh Abu Ubaidah. salah satu pemimpin tentera Al Qassam, sebagaimana ditulis situs almesryoon.com. la bercerita bagaimana kabus
Hadirin- hadirat yang dimuliakan Allah,Allah berfirman "inna zalzalatassa'ati syai'un adhim " hari kiamat itu adalah hari yang sangat dahsyat. QS. Al Hajj : 1. Kenapa kita lihat itu? Hari itu orang yang punya bayi yang diasuhnya dilempar bayi itu dan meninggalkan semua anaknya karena takut dimintai pertanggungjawaban.
Site De Rencontre Pour Parent Célibataire Gratuit. 1. Dari mana kita bisa tahu tentang masa depan? APAKAH Anda pernah menonton berita lalu berpikir, ’Dunia ini sudah kacau!’ Ada banyak sekali kekejaman dan peristiwa yang menyedihkan sehingga beberapa orang merasa bahwa hari kiamat pasti sudah dekat. Apakah itu benar? Bagaimana kita bisa tahu tentang masa depan? Memang manusia tidak bisa melihat masa depan, tapi Allah Yehuwa bisa. Di Alkitab, Dia memberitahukan tentang masa depan kita dan masa depan bumi.—Yesaya 4610; Yakobus 414. 2, 3. Apa yang ingin murid-murid Yesus ketahui, dan apa jawaban Yesus? 2 Di Alkitab, hari kiamat mengartikan akhir dari kejahatan, bukan akhir dari planet Bumi. Itulah sebabnya Yesus mengajarkan bahwa Kerajaan Allah akan memerintah atas bumi. Lukas 443 Jadi, murid-muridnya ingin tahu kapan Kerajaan Allah akan datang. Mereka bertanya kepada Yesus, ”Kapan hal-hal itu akan terjadi, dan apa yang akan menjadi tanda kehadiranmu dan tanda penutup zaman ini?” Matius 243 Yesus tidak memberitahukan kapan tepatnya itu akan terjadi. Tapi, dia memberitahukan apa yang akan terjadi sebelum hari kiamat. Kata-kata Yesus itu sedang terjadi sekarang.—Lihat Catatan No. 24. 3 Dalam bab ini, kita akan membahas buktinya bahwa kita sedang hidup pada akhir zaman. Tapi, kita perlu tahu dulu tentang perang yang terjadi di surga supaya kita bisa mengerti mengapa keadaan dunia sekarang sangat buruk. PERANG DI SURGA 4, 5. a Apa yang terjadi di surga segera setelah Yesus menjadi Raja? b Menurut Wahyu 1212, bagaimana keadaan bumi setelah Setan diusir dari surga? 4 Di Bab 8, kita belajar bahwa Yesus menjadi Raja di surga pada tahun 1914. Daniel 713, 14 Buku Wahyu memberi tahu kita, ”Terjadilah perang di surga. Mikhael [yaitu, Yesus] dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu [yaitu, Setan]. Naga itu dan malaikat-malaikatnya melawan.” * Setan dan roh-roh jahat kalah dalam perang itu lalu dibuang ke bumi. Para malaikat pasti sangat gembira! Tapi, bagaimana dengan orang-orang di bumi? Alkitab berkata bahwa mereka akan mengalami banyak masalah. Mengapa? Karena Iblis sangat marah dan ”tahu waktunya tinggal sedikit”.—Wahyu 127, 9, 12. 5 Iblis membuat banyak sekali masalah di bumi. Dia sangat marah karena sebentar lagi Allah akan menyingkirkannya. Mari kita bahas kata-kata Yesus tentang apa yang akan terjadi pada hari-hari terakhir. HARI-HARI TERAKHIR 6, 7. Bagaimana nubuat Yesus tentang perang dan kelaparan terjadi pada zaman sekarang? 6 Perang. Yesus berkata, ”Bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan.” Matius 247 Ada lebih banyak orang yang tewas akibat perang pada zaman sekarang dibandingkan pada zaman dulu. Menurut Worldwatch Institute, sejak tahun 1914, peperangan telah menewaskan lebih dari 100 juta orang. Selama 100 tahun, dari tahun 1900 sampai 2000, jumlah korban jiwa akibat perang tiga kali lebih banyak daripada jumlah korban jiwa akibat perang selama 1900 tahun sebelumnya. Coba bayangkan penderitaan dan kepedihan yang dirasakan jutaan orang akibat perang! 7 Kelaparan. Yesus berkata, ”Akan ada kekurangan makanan.” Matius 247 Walaupun sekarang produksi makanan lebih banyak dibandingkan dulu, banyak orang tetap kekurangan makanan. Mengapa? Karena mereka tidak punya cukup uang untuk membeli makanan atau lahan untuk bercocok tanam. Ada lebih dari satu miliar orang yang penghasilan per harinya hanya satu dolar sekitar sepuluh ribu rupiah atau kurang. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, jutaan anak mati setiap tahun, terutama karena kurang gizi. 8, 9. Apa buktinya bahwa nubuat Yesus tentang gempa bumi dan penyakit sedang terjadi? 8 Gempa bumi. Yesus berkata, ”Akan ada gempa bumi yang besar.” Lukas 2111 Tiap tahun, diperkirakan akan ada banyak gempa bumi yang hebat. Sejak tahun 1900, lebih dari dua juta orang tewas akibat gempa bumi. Memang, teknologi sekarang bisa lebih cepat memperkirakan terjadinya gempa bumi dibandingkan dulu. Tapi, masih ada banyak orang yang tewas akibat gempa. 9 Penyakit. Yesus menubuatkan bahwa akan ada ”wabah penyakit”. Penyakit-penyakit yang berbahaya akan cepat menyebar dan membunuh banyak orang. Lukas 2111 Walaupun para dokter sudah bisa menyembuhkan banyak penyakit, masih ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Malah, menurut sebuah laporan, setiap tahun jutaan orang mati karena penyakit, seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung. Bukan hanya itu, dalam 40 tahun terakhir, para dokter menemukan lebih dari 30 penyakit baru, dan beberapa di antaranya tidak bisa disembuhkan. PERILAKU MANUSIA PADA HARI-HARI TERAKHIR 10. Apa yang menunjukkan bahwa 2 Timotius 31-5 sedang terjadi sekarang? 10 Di 2 Timotius 31-5, Alkitab berkata, ”Keadaan pada hari-hari terakhir akan sulit dihadapi dan berbahaya.” Lalu, Rasul Paulus menjelaskan perilaku kebanyakan orang pada hari-hari terakhir. Dia berkata bahwa orang-orang akan egois mencintai uang tidak taat kepada orang tua tidak setia kurang menyayangi keluarga tidak punya pengendalian diri kasar serta suka marah-marah dan memaksa lebih mencintai kesenangan daripada mengasihi Allah kelihatan rajin beribadah tapi tidak menaati Allah 11. Menurut Mazmur 927, apa yang akan terjadi dengan orang jahat? 11 Apakah orang-orang di sekitar kita berperilaku seperti itu? Di seluruh dunia, banyak orang bertingkah laku seperti itu. Tapi, Allah akan segera bertindak. Dia berjanji, ”Kalau orang jahat bertumbuh seperti rumput dan semua penjahat berkembang, itu hanyalah supaya mereka dimusnahkan selamanya.”—Mazmur 927. HAL-HAL BAIK PADA HARI-HARI TERAKHIR 12, 13. Apa saja yang sudah Yehuwa ajarkan kepada kita pada hari-hari terakhir? 12 Alkitab menubuatkan bahwa pada hari-hari terakhir, dunia ini akan penuh dengan kesedihan dan penderitaan. Tapi, Alkitab juga berkata bahwa ada hal-hal baik yang akan terjadi. ”Kabar baik tentang Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh bumi.”—Matius 2414 13 Pemahaman Alkitab. Nabi Daniel pernah menulis tentang hari-hari terakhir. Dia berkata, ”Pengetahuan yang benar akan berlimpah.” Daniel 124 Allah telah membantu umat-Nya untuk lebih memahami isi Alkitab khususnya sejak tahun 1914. Misalnya, Allah telah mengajar kita bahwa nama-Nya sangat penting. Dia juga mengajar kita tentang tujuan-Nya bagi bumi, kebenaran tentang tebusan, apa yang terjadi setelah kita mati, dan kebangkitan. Kita sudah belajar bahwa hanya Kerajaan Allah yang bisa menyelesaikan semua masalah kita. Kita juga sudah belajar caranya untuk punya kehidupan yang bahagia dan menyenangkan Allah. Tapi, setelah mempelajari hal-hal ini, apa yang perlu kita lakukan? Nubuat lain memberikan jawabannya.—Lihat Catatan No. 21 dan 25. 14. Di mana kabar baik tentang Kerajaan Allah diberitakan, dan siapa yang memberitakannya? 14 Penginjilan di seluruh dunia. Yesus berkata tentang hari-hari terakhir, ”Kabar baik tentang Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh bumi.” Matius 243, 14 Kabar baik tentang Kerajaan Allah sedang diberitakan di lebih dari 230 negeri dan dalam lebih dari 900 bahasa. Di seluruh dunia, Saksi-Saksi Yehuwa dari ’semua bangsa dan suku’ membantu orang-orang belajar tentang Kerajaan Allah dan berkat-berkatnya bagi umat manusia. Wahyu 79 Mereka membagikan informasi ini dengan gratis. Walaupun mereka dibenci dan dianiaya oleh banyak orang, tidak ada yang bisa menghentikan penginjilan ini, seperti yang sudah Yesus katakan.—Lukas 2117. APA YANG AKAN KITA LAKUKAN? 15. a Menurut Anda, apakah kita sedang hidup pada hari-hari terakhir, dan apa alasannya? b Apa yang akan terjadi dengan mereka yang taat kepada Yehuwa dan mereka yang tidak taat? 15 Menurut Anda, apakah kita sedang hidup pada hari-hari terakhir? Banyak nubuat Alkitab tentang hari-hari terakhir sedang terjadi. Sebentar lagi, Yehuwa akan menghentikan pemberitaan kabar baik, lalu ”akhir itu”, atau hari kiamat, akan tiba. Matius 2414 Apa maksudnya akhir itu? Itu adalah Armagedon, yaitu saat Allah menyingkirkan semua kejahatan. Yehuwa akan menggunakan Yesus dan para malaikat-Nya yang kuat untuk membinasakan siapa pun yang tidak menaati-Nya dan Putra-Nya. 2 Tesalonika 16-9 Setelah itu, Setan dan roh-roh jahat tidak akan bisa menyesatkan orang-orang. Semua yang ingin menaati Allah dan mendukung Kerajaan-Nya akan melihat setiap janji Allah menjadi kenyataan.—Wahyu 201-3; 213-5. 16. Karena hari kiamat sudah dekat, apa yang perlu kita lakukan? 16 Dunia yang sedang dikuasai Setan ini akan segera berakhir. Jadi, kita perlu benar-benar merenungkan, ’Apa yang harus saya lakukan?’ Yehuwa ingin agar kita belajar sebanyak-banyaknya dari Alkitab. Kita perlu belajar dengan sungguh-sungguh. Yohanes 173 Setiap minggu, Saksi-Saksi Yehuwa mengadakan pertemuan ibadah. Pertemuan ini membantu orang-orang mengerti isi Alkitab. Cobalah datang ke pertemuan ini secara teratur. Baca Ibrani 1024, 25. Kalau kita sadar bahwa ada perubahan yang perlu dibuat dalam hidup kita, jangan ragu untuk membuat perubahan itu. Dengan melakukannya, kita akan semakin akrab dengan Yehuwa.—Yakobus 48. 17. Mengapa banyak orang akan kaget saat hari kiamat datang? 17 Rasul Paulus menjelaskan bahwa orang jahat akan dibinasakan pada waktu yang tidak diduga, ”seperti [datangnya] pencuri pada malam hari”. 1 Tesalonika 52 Yesus menubuatkan bahwa banyak orang tidak akan peduli dengan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa kita sedang hidup pada hari-hari terakhir. Dia berkata, ”Masa kehadiran Putra manusia akan sama seperti zaman Nuh. Sebelum Air Bah, orang-orang makan dan minum, pria-pria menikah dan wanita-wanita dinikahkan, sampai hari Nuh masuk ke dalam bahtera. Mereka tidak memperhatikan sampai Air Bah datang dan melenyapkan mereka semua.”—Matius 2437-39. 18. Peringatan apa yang Yesus berikan? 18 Yesus mengingatkan kita untuk tetap waspada dan tidak menjadi lengah karena ”makan berlebihan, minum berlebihan, dan mengkhawatirkan hidup”. Dia berkata bahwa hari kiamat itu akan menjadi ”seperti perangkap” yang datang tiba-tiba. Dia juga berkata bahwa hari kiamat ”akan menimpa semua orang yang tinggal di seluruh bumi”. Lalu dia menambahkan, ”Jadi, kalian harus tetap waspada dan selalu memohon [atau, berdoa dengan sungguh-sungguh] supaya kalian berhasil selamat dari semua hal yang harus terjadi itu, dan bisa berdiri di hadapan Putra manusia.” Lukas 2134-36 Mengapa kita harus mendengarkan peringatan Yesus? Karena sebentar lagi, dunia Setan yang jahat ini akan dibinasakan. Hanya orang-orang yang dipilih Yehuwa dan Yesus yang akan selamat dan hidup selamanya di dunia baru.—Yohanes 316; 2 Petrus 313.
loading...Pada Hari Kiamat semua manusia baik umat Muslim, Yahudi, Nasrani akan ditanyai tentang siapa yang dahulu disembahnya. Foto ilustrasi/ist Hari Kiamat merupakan satu dari enam Rukun Iman yang wajib diyakini dan diimani umat Islam. Ketika Hari Kiamat terjadi banyak rentetan peristiwa yang akan dialami manusia. Bagaimana keadaan umat Muslim, Yahudi dan Nasrani pada Hari Kiamat ? Sebelum kita jawab, berikut tahapan yang akan dilalui manusia setelah Hari Kiamat. Semua manusia akan dibangkitkan dari kuburnya kemudian dikumpulkan di Padang Mahsyar. Lalu dihisab, ditimbang dan diberi buku catatan amal. Selanjutnya diberi minuman dari telaga Nabi kecuali orang musyrik dan munafik. Kemudian dihadapkan kepada titian Shirat yang membentang di atas neraka. Berikutnya menunggu nasib apakah masuk neraka atau surga. Pada tahapan terakhir ini, manusia akan memohon Syafa'at Nabi Muhammad SAW. Adapun keadaan umat Muslim, Yahudi dan Nasrani pada Hari Kiamat dijelaskan dalam satu Hadis panjang dari Abu Said Al-Khudri radhiyallahu 'anhu. Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Muslim. Nabi shollallahu 'alaihi wasallam bersabda "Ketika hari Kiamat terjadi, ada penyeru yang mengumumkan Setiap umat hendaklah mengikuti apa yang dahulu disembah. Maka tidak tersisa orang-orang yang dahulu menyembah selain Allah yakni berhala, kecuali mereka berjatuhan ke dalam neraka. Hingga yang tinggal hanya orang-orang yang menyembah Allah ada yang baik dan ada yang jahat serta sisa-sisa Ahli Kitab. Maka dipanggillah orang-orang Yahudi. Mereka ditanya "Apa yang dahulu kalian sembah?" Mereka menjawab Kami menyembah Uzair anak Allah. Dikatakan "Kalian salah! Allah tidak menjadikan seorang pun sebagai sahabat atau anak." Lalu apa yang kalian inginkan? Mereka menjawab Kami haus, ya Tuhan kami berilah kami minum. Lalu ditunjukkan pada mereka Kenapa kalian tidak datang ke sana? Mereka digiring ke neraka, seolah-olah neraka itu fatamorgana yang saling menghancurkan. Mereka pun berjatuhan ke dalam neraka. Kemudian orang-orang Nasrani dipanggil. Mereka ditanya "Apa yang dahulu kalian sembah?" Mereka menjawab Kami menyembah Isa Almasih anak Allah. Dikatakan kepada mereka "Kalian salah! Allah tidak menjadikan seorang pun sebagai sahabat atau anak." Apa yang kalian inginkan? Mereka menjawab Kami haus ya Tuhan, berilah kami minum. Lalu ditunjukkan pada mereka Kenapa kalian tidak datang ke sana? Mereka digiring ke neraka Jahanam, seolah-olah neraka itu fatamorgana yang saling menghancurkan. Mereka pun berguguran ke dalam neraka. Ketika yang tinggal hanya orang-orang yang dahulu menyembah Allah Taala yang baik dan yang jahat, maka Allah datang kepada mereka dalam bentuk yang lebih rendah daripada bentuk yang mereka ketahui. Dia berfirman "Apa yang kalian tunggu? Setiap umat mengikuti apa yang dahulu disembah." Mereka mengucapkan "Ya Tuhan kami, di dunia kami memisahkan diri dari orang-orang yang sebenarnya sangat kami butuhkan untuk membantu kehidupan di dunia dan kami tidak mau berkawan dengan mereka karena menyimpang dari jalan yang digariskan oleh agama." Allah berfirman "Akulah Tuhan kalian!" Mereka mengucap Kami mohon perlindungan kepada Allah darimu. Kami tidak akan menyekutukan Allah dengan apapun ini diucapkan dua atau tiga kali, sampai sebagian mereka hampir-hampir berubah berbalik dari kebenaran, karena cobaan berat yang berlaku saat itu. Allah berfirman "Apakah antara kalian dan Dia ada tanda-tanda, sehingga dengan demikian kalian dapat mengenal-Nya? Mereka menjawab Ya, ada. Lalu disingkapkanlah keadaan yang mengerikan itu. Setiap orang yang hendak bersujud kepada Allah dengan keinginan sendiri, pasti mendapat izin Allah. Sedangkan orang yang akan bersujud karena takut atau pamer, Allah menjadikan punggungnya menyatu sehingga tidak dapat sujud. Setiap kali hendak sujud, ia terjungkal pada tengkuknya. Kemudian mereka mengangkat kepala mereka, sementara itu Allah telah berganti rupa dalam bentuk yang mereka lihat pertama kali. Allah berfirman "Akulah Tuhan kalian." Mereka menyahut "Engkau Tuhan kami. Kemudian suatu jembatan dibentangkan di atas neraka Jahanam dan Syafa'at diperbolehkan." Mereka berkata "Ya Allah, selamatkanlah, selamatkanlah."Hadis ini memiliki redaksi yang cukup panjang. Abu Said Al-Khudri berkata "Jika kalian tidak mempercayaiku mengenai Hadis ini, maka bacalah firman Allah "Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar atom. Dan jika ada kebaikan sebesar atom, niscaya Allah akan melipat-gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar." Demikian gambaran singkat keadaan manusia dari golongan umat muslim, Yahudi dan Nasrani. Semoga Allah memelihara kita dari azab neraka. Baca Juga rhs
Yaumul Qiyamah Hari Kiamat adalah hari yang sangat dahsyat dan sulit dibayangkan oleh akal manusia. Peristiwa itu menjadi hari yang sulit karena tidak ada manusia yang bisa lari hari Kiamat telah diceritakan oleh Al-Qur'an di antaranya Surah Al-Waqi'ah, Al-Qiyamah, Al-Qari'ah. Pada hari itu semua amal ditampakkan dan dihisab oleh Allah Ta'ala. Bagaimana keadaan umat Islam pada hari Kiamat? Berikut paparan Ustaz Hendi Rustandi dalam kajiannya di Masjid Ar-Rahman, Cikokol, Hendi menceritakan keadaan hari Kiamat yang bersumber dari Kitab "Tanbihul Ghafilin". Pada hari Kiamat ada orang yang akan menerima catatan amalnya, ada yang di tangan kanan, ada yang di tangan kiri lalu dihisab satu per satu, tidak ada yang masuk ke Yaumil Mizan timbangan amal, di situlah manusia akan diputuskan apakah celaka atau selamat. Jika timbangan keburukannya lebih banyak akan digiring Malaikat ke dalam neraka, sebaliknya jika timbangan kebaikannya lebih banyak maka ia akan digiring ke surga. Baca Juga 17 Dosa Besar yang Harus Diketahui oleh Umat IslamSetiap orang akan dikeluarkan dari dirinya 99 bundelan lembaran. Setiap bundelan selebar pandangan mata memandang. Isi bundelan itu adalah catatan-catatan dosa. Kemudian 99 bundelan itu ditimbang di sebelah kiri untuk dibandingkan dengan amal kebaikan kita. Kemudian dikeluarkanlah 1 catatan kecil seujung jari. Catatan di kertas itu berisi kalimat Thoyyibahلَا إِلٰهَ إِلَّا ٱلله مُحَمَّدٌ رَسُولُ ٱلله ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَKemudian ditaruhlah catatan itu di sebelah kanan, maka beratlah timbangan kebaikannya mengalahkan 99 bundelan dosa yang dilakukan seseorang. "Kalau kita ngukur kebaikan, amal saleh kita berat kayaknya kalau mau jadi ahli surga. Makanya orang yang mengucapkan kalimat "Laa Ilaaha Illallaah" sekali saja akan masuk surga," terang Ustaz Hendi menjelaskan, ada orang yang selamanya di neraka, yaitu orang-orang kafir yang tidak pernah mengucapkan kalimat "Laa Ilaaha Illallaah". Adapun orang yang dikeluarkan oleh Rasulullah SAW terakhir dari neraka adalah orang yang pernah mengucap kalimat "Laa Ilaaha Illallaah" meski hanya Nabi Muhammad SAWNabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam SAW tidak akan mau masuk surga sebelum umatnya masuk surga. Ketika Rasulullah SAW sampai di pintu neraka bertemu Malaikat Malik, Beliau berkata masihkah ada umatku di neraka?Sampai akhirnya Malaikat Malik meminta izin kepada Allah untuk mencari umat Rasulullah SAW. Ketika dicek oleh Malaikat Malik ternyata ada 1 orang sedang disiksa oleh Allah dan kata Malaikat Malik "Hei Fulan, kamu bebas. Itu terjadi karena Syafa'at Rasulullah shallallahu 'alaihi wa Sallam."Orang ini bingung sampai menghardik Malaikat Malik. "Jangan meledek saya, saya ini orang yang sudah divonis oleh Allah masuk neraka selama-lamanya, kok bisa bebas?""Malaikat menjawab, "Betul, hari ini engkau bebas harus keluar dari neraka." Siapa yang menjamin saya keluar dari neraka sementara amal saya tak ada, di dunia gak pernah melakukan kebaikan?" jawabnya."Wahai Fulan, ketahuilah hari ini engkau bebas dan yang menjaminmu adalah Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam," kata orang itu tersadar. Dia akhirnya percaya bahwa Nabi Muhammad telah memberinya syafaat, meskipun dia tidak pernah menjalankan apa yang diperintahkan oleh keluarlah orang itu dituntun oleh Malaikat Malik dan disambut oleh Rasulullah SAW. Orang inilah yang terakhir masuk surga. Setelah umat Rasulullah SAW masuk ke dalam surga, kemudian Beliau SAW masuk surga. Begitulah hebatnya syafaat Nabi Muhammad SAW kepada umatnya. Setelah umat Rasulullah SAW semua masuk surga baru diikuti umat-umat Ta'ala berfirmanيَوْمَ تُبَدَّلُ الْأَرْضُ غَيْرَ الْأَرْضِ وَالسَّمَاوَاتُ ۖ وَبَرَزُوا لِلَّهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارِ"Yaitu pada hari ketika bumi diganti dengan bumi yang lain dan demikian pula langit, dan mereka semuanya di Padang Mahsyar berkumpul menghadap kehadirat Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa." QS. Ibrahim 48Manusia akan menghadap ke satu arah menuju Allah. Bagaimana keadaan umatku Hari Kiamat? Ini yang dipikirkan Rasulullah SAW , bukan keluarga, bukan sahabatnya, tapi umatnya. Malaikat Jibril berkata mereka semua akan berada di bumi yang putih yang belum ada orang berbuat Malaikat berdoa "Ya Rabb, kami tidak memohon kepadamu melainkan atas keselamatan diriku." Begitulah Malaikat berdoa atas kekacauan di Yaumil Qiyamah. Gunung-gunung saat itu seperti bulu yang berhamburan. Nanti pada Hari Kiamat, neraka akan digaungkan sekali sehingga para Malaikat berpegangan pada ' Jahannam berkata "Demi kebesaran-Mu aku akan menyiksa orang yang telah memakan rezeki-Mu dan dia tidak mau menyembah kepada-Mu."Ketika Rasulullah SAW bertanya kepada Malaikat Jibril, apakah yang dimaksud bulu dihambur-hamburkan? Itu sama seperti neraka digaungkan sekali. Tidak ada orang yang bisa selamat kecuali memiliki surat izin amalan kalimat Thoyyibah.Malaikat Jibril mengatakan, "Wahai Muhammad, terimalah berita gembira bahwa umatmu sudah memiliki surat izin di Yaumul Qiyamah dan akan selamat dari neraka Jahannam. Surat izin yang dimaksud adalah Kalimat Thayyibah. Orang yang pernah mengucapkan kalimat Thayyibah akan إِلٰهَ إِلَّا ٱلله مُحَمَّدٌ رَسُولُ ٱللهItulah kalimat orang yang telah bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam adalah utusan Ta'ala tidak akan pernah menyiksa dengan keras orang yang mengucapkan kalimat "Laa Ilaaha Illallaah". Rasulullah SAW bersabda "Barang siapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah 'Laa Ilaaha Illallaah', maka dia akan masuk surga." HR. Abu DaudDalam Al-Qur'an, Allah Ta'ala berfirmanفَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗۚ 7 وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ 8"Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat dzarrah, niscaya dia akan melihat balasannya, dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat dzarrah, niscaya dia akan melihat balasannya." QS. Al-Zalzalah 7-8 Baca Juga Inilah Amalan yang Pertama Kali Dihisab di Hari KiamatWallahu A'lam Bish-showabrhs
Jawabanmenurut saya pada saat hari kiamat itu sudah tak ada lagi orang-orang muslim dan yang pada saat hari kiamat itu yang tersisa hanyalah kaum kafir maksudnya itu yang tidak beriman kepada Allah yang tidak mentauhidkan Allahsebelum hari kiamat orang Islam semua sudah dimatikan oleh Allah agar umat Rasulullah tidak merasakan betapa Pedihnya hari kiamat ituPenjelasanIni Menurut Info Yang Saya Baca Dan Menurut Opini Saya Juga
JAKARTA— Hari kiamat menjadi salah satu peristiwa yang diyakini umat Islam akan terjadi. Berbagai gambaran kengerian hari tersebut telah dijelaskan dalam Alquran dan hadist Nabi Muhammad SAW. Salah satu gambaran dahsyatnya kiamat adalah saat Allah dan Rasul-Nya menggambarkan kondisi langit saat itu. Sebuah laman diskusi daring menjelaskan ciri-ciri kiamat adalah langit akan berubah pada Hari Kebangkitan. Langit akan retak dan pecah dengan guncangan yang hebat. Allah berfirman dalam Surat At-Tur ayat 9 يَوْمَ تَمُورُ ٱلسَّمَآءُ مَوْرًا Artinya "Hari ketika langit benar-benar berguncang." Dalam Tafsir Al-Muyassar Kementerian Agama Arab Saudi, ayat ini menjelaskan hari ketika langit bergerak dengan cepat dan berguncang dan menjadi pertanda permulaan terjadinya hari Kiamat. Ketika guncangan tersebut, warna langit juga berubah, Allah berfirman dalam Surat Ar-Rahman ayat 37 فَإِذَا ٱنشَقَّتِ ٱلسَّمَآءُ فَكَانَتْ وَرْدَةً كَٱلدِّهَانِ Artinya "Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti kilapan minyak." Dalam Tafsir Al-Mukhtashar Markas Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syekh Dr Shalih bin Abdullah bin Humaid Imam Masjidil Haram, ayat ini bermakna jika langit telah terbelah pada hari kiamat maka akan berwarna merah seperti bunga mawar dan seperti tembaga yang meleleh. Setelah berguncang hebat dan berubah warnanya, langit saat itu telah menjadi lemah karena turunnya para malaikat di atasnya, dan Tuhan Yang Maha Kuasa menggambarkan kelemahannya dengan mengatakan dalam surat Al-Haqqah ayat 16 وَٱنشَقَّتِ ٱلسَّمَآءُ فَهِىَ يَوْمَئِذٍ وَاهِيَةٌ Artinya "Dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah." Setelah kerusakan besar yang terjadi, langit pun seperti telah tergantikan dengan langit yang lain. Allah berfirman dalam Surat Ibrahim ayat 48 يَوْمَ تُبَدَّلُ ٱلْأَرْضُ غَيْرَ ٱلْأَرْضِ وَٱلسَّمَٰوَٰتُ ۖ وَبَرَزُوا۟ لِلَّهِ ٱلْوَٰحِدِ ٱلْقَهَّارِ Artinya "Yaitu pada hari ketika bumi diganti dengan bumi yang lain dan demikian pula langit, dan meraka semuanya di padang Mahsyar berkumpul menghadap ke hadirat Allah yang Mahaesa lagi Mahaperkasa. Tafsir Al-Wajiz, Syekh Prof Dr Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah menjelaskan saat itu bumi diganti dengan bumi yang lain dan demikian pula langit”, langit pun diganti dengan rupa langit yang lain. Perubahan ini hanya pada karakteristiknya saja, bukan perubahan wujudnya. Karena bumi pada Hari Kiamat akan diratakan dan dihamparkan ibarat permukaan lapangan yang datar. Seluruh isinya, seperti gunung dan dataran-dataran yang menonjol diletakkan pada permukaannya. Jadilah bumi dataran yang rata. Engkau tidak melihat tempat yang rendah maupun yang tinggi. Langit bagaikan luluhan perak lantaran kedahsyatan keadaan hari itu. BACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini
bagaimana keadaan para ahli ibadah saat hari kiamat tiba